Perusahaan

Memperbarui peraturan Twitter tentang perilaku kebencian

Oleh Twitter Safety

Blog ini pertama kali diposting pada 9 Juli 2019 dan diperbarui 5 Maret 2020 untuk mencerminkan perubahan tambahan yang dibuat pada Peraturan Twitter terkait perilaku kebencian.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Peraturan kami diciptakan untuk menjaga pengguna tetap aman di Twitter, dan terus diperbarui secara berkala untuk mencerminkan realita di kehidupan nyata. Fokus utama kami adalah menangani risiko bahaya yang dapat terjadi di kehidupan nyata, dan penelitian* menunjukkan bagaimana bahasa yang tidak manusiawi dapat meningkatkan risiko tersebut. Oleh karena itu, setelah melakukan diskusi komprehensif serta berdasarkan umpan balik dari publik, pakar eksternal dan tim Twitter sendiri; tanggal 9 Juli 2019, kami memperluas peraturan tentang perilaku kebencian dengan memasukkan bahasa tidak manusiawi berdasarkan agama. Hari ini, kami memperluas peraturan ini dengan juga memasukkan bahasa tidak manusiawi berdasarkan usia, disabilitas atau penyakit.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Mulai hari ini, cuitan-cuitan seperti di bawah ini tidak diperbolehkan di Twitter dan akan kami minta untuk dihapus apabila dilaporkan kepada kami.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Jika dilaporkan; cuitan yang melanggar peraturan terkait usia, disabilitas, dan/atau penyakit yang dicuitkan sebelum hari ini perlu dihapus. Namun demikian, hal ini tidak akan langsung menyebabkan penangguhan akun karena cuitan tersebut dicuitkan sebelum peraturan ini ditetapkan.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Kenapa memulai dengan kelompok-kelompok ini?
Tahun 2018, kami meminta umpan balik untuk memastikan bahwa kami mempertimbangkan berbagai perspektif dan mendengar langsung dari beragam komunitas dan budaya yang menggunakan Twitter di berbagai belahan dunia. Dalam kurun waktu dua minggu, kami menerima lebih dari 8.000 tanggapan dari pengguna di lebih dari 30 negara.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Beberapa poin utama yang secara konsisten kami terima dari umpan balik tersebut adalah sebagai berikut:

  • Bahasa yang lebih jelas — Pengguna percaya bahwa kebijakan dapat diperbaiki dengan memberikan rincian lebih detail, contoh-contoh pelanggaran, serta penjelasan mengenai kapan dan bagaimana konteksnya dipertimbangkan, dalam berbagai bahasa. Kami mengikutsertakan umpan balik tersebut ketika memperbarui peraturan ini, sekaligus menyediakan informasi tambahan yang lebih detail dan kejelasan di semua peraturan kami.
  • Mempersempit apa yang dipertimbangkan — Banyak responden mengatakan bahwa “kelompok yang dapat diidentifikasi” bersifat terlalu luas; dan seharusnya mereka diperbolehkan untuk berinteraksi dengan kelompok politik, kelompok pemuja kebencian, dan kelompok non-marjinal lainnya dalam penggunaan bahasa yang seperti ini. Banyak orang ingin “menentang kelompok pemuja kebencian dengan cara apapun, kapanpun, tanpa rasa takut.” Dalam kasus lain, orang ingin dapat merujuk pada pendukung, teman, dan pengikut dengan istilah yang tidak terlalu kasar, seperti “kittens” dan “monsters.”
  • Penegakan peraturan secara konsisten Banyak orang menyuarakan keprihatinan tentang kemampuan kami dalam menegakkan peraturan secara adil dan konsisten. Oleh karena itu, kami mengembangkan proses pelatihan yang lebih lama dan lebih mendalam dengan tim kami untuk memastikan mereka mendapat informasi yang lebih baik saat meninjau laporan-laporan yang diterima. Untuk pembaruan ini, sangat penting bagi kami untuk meninjau secara detail berbagai contoh cuitan yang berpotensi melanggar peraturan ini, dikarenakan perubahan yang kami uraikan sebelumnya.
Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Kami terus belajar sembari memperluas peraturan ini untuk mencakup kategori-kategori tambahan. Kami telah melihat; bahwa dengan melakukan lebih banyak pelatihan mendalam dan mengadakan periode pengujian yang lebih panjang untuk menentukan apa yang perlu kami klarifikasi dan tentukan lebih lanjut, tim kami lebih siap untuk menangani nuansa budaya dan memastikan kami untuk mengambil tindakan secara lebih konsisten.

Kami juga menyadari, bahwa kami tidak memiliki semua jawaban. Oleh karena itu, kami telah mengembangkan kelompok kerja global yang terdiri dari para ahli eksternal untuk membantu kami berpikir lebih lanjut tentang bagaimana kami harus menangani cuitan tidak manusiawi terkait kategori yang lebih kompleks seperti ras, etnis dan asal negara. Kelompok kerja ini akan membantu kami memahami nuansa rumit, konteks regional, dan historis yang penting dan pada akhirnya membantu kami menjawab pertanyaan seperti:

  • Bagaimana kami melindungi percakapan yang dilakukan oleh pengguna dalam kelompok marjinal, termasuk terhadap para pengguna yang menggunakan istilah yang telah biasa digunakan oleh komunitas mereka?
  • Bagaimana kami memastikan, bahwa tindakan penegakan peraturan kami mempertimbangkan konteks yang ada secara jelas, mencerminkan beratnya pelanggaran, dan apakah hal tersebut perlu dan proporsional?
  • Bagaimana kami dapat – atau seharusnya – mempertimbangkan faktor apakah suatu kelompok yang dilindungi memiliki sejarah sebagai kaum marjinal dan/atau saat ini sedang berada dalam risiko bahaya?
  • Bagaimana kami menjelaskan “dinamika kekuatan" yang dapat mendominasi berbagai kelompok?
Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Semua ini merupakan kelanjutan atas pekerjaan kami dengan Trus & Safety Council Twitter serta komitmen kami untuk memperkuat dan memfokuskan kemitraan tersebut. Kami mengerti, bahwa ini adalah area yang sulit untuk diperbaiki. Oleh karenanya, kami perlu bersikap lebih bijak dan efektif ketika kami memperluas peraturan ini.

Kami akan terus membangun Twitter sebagai komunitas global serta memastikan pendapat Anda membantu membentuk kebijakan, produk, dan cara kami bekerja. Saat kami berupaya memperluas cakupan kebijakan ini, kami akan menginformasikan kepada Anda tentang apa yang kami pelajari dan bagaimana kami mengatasinya. Kami juga akan terus melakukan pembaruan rutin pada kebijakan lainnya untuk menjadikan Twitter tempat yang lebih aman bagi semua pengguna.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

*Contoh penelitian terkait hubungan antara bahasa yang tidak manusiawi dan bahayanya pada kehidupan nyata:
- Dr. Susan Benesch, Dangerous Speech
- Nick Haslam dan Michelle Stratemeyer, Recent research on dehumanization

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.
@TwitterSafety

Twitter Safety

‎@TwitterSafety‎ verified

Twitter Safety

Hanya di Twitter