Perusahaan

Bot atau bukan? Fakta tentang manipulasi platform di Twitter

Jika kita kembali ke beberapa tahun yang lalu, sudah banyak diskusi tentang "bot" di ranah online. Namun seiring berjalannya waktu, belakangan ini menjadi istilah yang bias dan sering disalahpahami.

Orang seringkali merujuk istilah bot kepada aktivitas akun otomatis, atau individu dengan akun anonim yang -karena berbagai alasan- memilih tidak menggunakan foto diri untuk menjaga privasi. Istilah bot juga disematkan pada akun dengan nama pengguna numerik yang dibuat secara otomatis ketika nama yang diinginkan sudah tidak tersedia, dan yang lebih mengkhawatirkan, hal ini kerap dijadikan sebagai alat politik untuk menggiring opini atau pandangan terhadap orang lain yang tidak sesuai dengan kepentingan mereka.

Ada banyak layanan komersial yang menawarkan wawasan tentang bot dan berbagai aktivitas onlinenya, dan seringkali fokus mereka sepenuhnya pada Twitter karena data gratis yang tersedia melalui API publik kami. Sayangnya, penelitian ini jarang yang melalui peer-review dan sering kali tidak cukup cermat, menjadikannya justru semakin membingungkan pemahaman publik tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Mari kita bahas satu-persatu dan jelaskan faktanya.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Apa itu bot?
Berdasarkan apa yang telah kami jelaskan di atas, ada banyak kebingungan yang dapat dimengerti dan kami perlu berupaya lebih baik untuk menjelaskannya. Singkatnya, bot adalah akun yang bertindak secara otomatis — tidak lebih, tidak kurang.

Akun yang bertindak otomatis adalah masalah bagi kami sejak beberapa tahun lalu. Kami fokus mengatasi hal tersebut, melakukan berbagai investasi untuk itu, dan telah melihat kemajuan signifikan dalam menangani bot di Twitter. Tentu saja ini bukan berarti pekerjaan kami sudah selesai.

Yang lebih penting untuk kami fokuskan pada tahun 2020 adalah perilaku holistik suatu akun, tidak hanya sekadar apakah itu akun otomatis atau tidak. Itulah sebabnya memberikan label pada bot tidak akan menyelesaikan masalah yang kami coba selesaikan dan tidak memperbaiki kesalahan yang kami lakukan pada orang-orang yang membutuhkan layanan kami untuk membuat suara mereka didengar. Bukan hanya masalah biner apakah sebuah akun adalah bot atau tidak — gradien di antaranya justru lebih penting.

Itu sebabnya kami memusatkan perhatian pada hal yang paling utama, yaitu apa yang kami sebut sebagai manipulasi platform.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Apa yang dimaksud dengan manipulasi platform?
Pekerjaan proaktif kami difokuskan pada penanganan manipulasi dalam berbagai bentuk, termasuk penggunaan otomatisasi yang berbahaya. Sebagaimana sering dibahas, kebijakan kami di area ini berfokus pada perilaku, bukan konten, dan disusun sedemikian rupa agar menargetkan taktik spam yang dapat digunakan seseorang atau kelompok untuk mencoba memanipulasi percakapan di Twitter (bukan pada apa yang mereka katakan secara spesifik).

Penting untuk dicatat, bahwa tidak semua bentuk otomatisasi merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Twitter. Kami telah melihat penggunaan otomatisasi inovatif dan kreatif untuk memperkaya pengalaman Anda di Twitter — misalnya, akun seperti @pentametron dan @tinycarebot.

Otomatisasi juga dapat menjadi alat yang ampuh dalam interaksi layanan pelanggan, di mana bot percakapan dapat membantu menemukan informasi tentang pesanan atau reservasi perjalanan secara otomatis. Ini sangat berguna dan efisien untuk usaha kecil, terutama pada masa social distancing seperti sekarang ini.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Jadi, apa saja hal-hal yang tidak diperbolehkan?

  • Penggunaan otomatisasi berbahaya untuk merusak dan mengganggu percakapan publik, seperti mencoba untuk menjadikan suatu topik menjadi trending
  • Amplifikasi percakapan buatan di Twitter, termasuk pembuatan banyak akun untuk tujuan khusus atau akun yang tumpang tindih
  • Membuat, meminta, atau membeli engagement palsu
  • Berinteraksi secara massal atau bercuit, berinteraksi, dan mengikuti akun lain dengan agresif
  • Menggunakan tagar secara spammy, termasuk menggunakan tagar yang tidak relevan dalam sebuah cuitan (biasa disebut dengan “hashtag cramming”)

Kemampuan teknologi kami untuk secara proaktif mengidentifikasi dan menghilangkan perilaku yang tidak sesuai dalam layanan kami sudah lebih efektif dari sebelumnya. Kami telah menangguhkan jutaan akun otomatis atau yang terlihat melakukan aktivitas spam setiap bulannya, dan penindakan lanjutan kami lakukan bahkan sebelum akun-akun tersebut muncul di linimasa Twitter atau Pencarian.

Kami juga mempublikasikan data penindakan setiap enam bulan sekali di Laporan Transparansi Twitter.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Bagaimana dengan Botometer & Bot Sentinel?
Alat-alat ini bermula dari manusia yang melihat akun - kerap kali dengan menggunakan informasi akun publik yang bisa Anda lihat juga di Twitter - dan mengidentifikasi akun berkarakteristik bot. Intinya, nama akun, intensitas bercuit, lokasi di bio, tagar yang digunakan, dan lainnya.

Ini adalah pendekatan yang jangkauannya sangat terbatas dan kurang akurat.

Seperti yang sudah disebutkan, akun dengan nama akun tidak wajar biasanya adalah seseorang yang menggunakan nama yang direkomendasikan secara otomatis karena nama asli mereka telah digunakan saat mendaftar. Akun tanpa foto atau lokasi biasanya adalah seseorang yang memiliki keyakinan tertentu tentang keamanan jaringan atau mereka yang akan punya resiko tinggi ketika menggunakan Twitter, seperti aktivis atau seseorang dengan pendapat yang bagi sebagian orang dianggap bermasalah. Apakah kamu termasuk yang tidak nyaman memaparkan informasi pribadi atau lokasi di akunmu? Beberapa dari kami di Twitter merasakan hal yang sama. Bahkan, jika seluruh detail informasi publik ini dianalisis menggunakan machine learning untuk memprediksi kemungkinan sebuah akun adalah bot, ketika mereka mengandalkan analisa manusia terhadap informasi akun publik, proses tersebut akan bias - sejak awal.

Mari kita lihat beberapa contoh sehari-hari agar lebih jelas. Seseorang yang bercuit sebanyak 100 kali dalam sehari dengan #SuperBowl bisa saja adalah seseorang yang sangat suka dengan sepak bola Amerika (atau membencinya ketika tim mereka bermain dengan buruk). Jika Anda sangat peduli dengan lingkungan dan bercuit tentang topik tersebut di tengah momen politik tertentu karena Anda dan teman ingin menciptakan dampak, kamu bukan “bot politik” — kamu adalah warga yang aktif berkampanye online secara organik untuk mendorong perubahan di masyarakat.

Alat-alat ini tidak mempertimbangkan kasus yang umum dalam penggunaan Twitter, sampai sejauh mana perubahan terjadi pada Twitter, dan bagaimana hal-hal terkait lainnya telah berevolusi. Nuansa dalam Twitter bisa hilang karena itu. Hasilnya? Penilaian yang bias terhadap siapa yang “bot atau bukan,” yang justru berpotensi untuk merusak wacana publik - terutama ketika media mengangkat percakapan tersebut.

Tapi bukan berarti yang ada di Twitter sempurna. Tentu saja tidak. Hanya saja ancaman makin berkembang dan narasi tentang apa yang sebenarnya terjadi semakin sulit untuk diketahui secara cepat.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Bisakah saya lapor ketika melihat aktivitas yang mencurigakan?
Bisa. Ketika Anda melihat aktivitas yang mencurigakan, laporkan kepada kami. Kami akan menambahkan informasi tersebut ke dalam ratusan sinyal lainnya yg selama ini kami gunakan untuk memperbaiki pendekatan teknis kami.

Jika kita ingin membangun ekosistem informasi yang sehat, maka semua orang memiliki perannya masing-masing. Kami telah menekankan poin penting ini berulang kali dan Twitter akan memperkuat arah dan upaya kami di ranah publik pada saat yang genting bagi percakapan global ini. Kami sangat menyadari tanggung jawab tersebut. Hal ini termasuk melindungi integritas layanan kami, secara konsisten membatasi upaya manipulasi platform dari Twitter, dan melakukannya secara transparan melalui berbagi pembaharuan secara reguler terkait kemajuan dan pembelajaran kami.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Yoel Roth

‎@yoyoel‎

Head of Site Integrity

Nick Pickles

‎@nickpickles‎

Director, Global Public Policy Strategy & Development

Hanya di Twitter