Perusahaan

Bantu kami membentuk pendekatan baru untuk proses verifikasi

Oleh Twitter Indonesia
Rabu, 25 November 2020

Tiga tahun lalu, kami menghentikan sementara program verifikasi publik setelah menerima masukan bahwa program ini membingungkan banyak orang. Satu tahun kemudian; kami menurunkan prioritas terhadap hal ini untuk lebih fokus dalam melindungi integritas percakapan publik, terutama saat momentum krusial, seperti Pemilu AS 2020. Sejak itu, kami belum memberikan kejelasan mengenai siapa dan kapan sebuah akun dapat diverifikasi, mengapa sebuah akun dapat kehilangan verifikasinya, atau apa artinya saat sebuah akun diverifikasi.

Kami tahu betapa pentingnya untuk dapat berekspresi dan mengenali siapa saja yang berinteraksi dengan Anda di Twitter. Hari ini, kami mengumumkan rencana untuk mengubah bagaimana orang dapat mengidentifikasikan dirinya di Twitter, dimulai dari verifikasi dan meminta saran kepada publik mengenai rancangan kebijakan verifikasi kami yang baru. Meminta masukan publik telah menjadi bagian penting dari proses pengembangan kebijakan kami karena kami ingin memastikan, bahwa sebagai layanan yang bersifat publik, aturan kami mencerminkan suara orang-orang yang menggunakan Twitter.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Mengembangkan kebijakan verifikasi kami
Kami berencana meluncurkan kembali proses verifikasi, termasuk proses permohonan verifikasi untuk publik, pada awal tahun 2021. Namun demikian, kami perlu memperbarui kebijakan verifikasi ini dengan bantuan Anda. Kebijakan ini akan menjadi dasar untuk perbaikan di masa mendatang dengan mendefinisikan apa yang dimaksud dengan verifikasi, siapa yang berhak diverifikasi, dan kenapa beberapa akun dapat kehilangan verifikasinya - untuk memastikan proses tersebut berjalan dengan adil.

Kami memulai proses ini dengan memperjelas beberapa jenis Notable Accounts yang layak untuk mendapatkan verifikasi. Menurut rancangan kebijakan yang baru, “lambang verifikasi di Twitter memberitahukan para pengguna, bahwa sebuah akun kepentingan publik adalah asli. Untuk mendapatkan verifikasi, akun Anda harus dikenal publik dan aktif.”

Enam jenis akun yang sudah kami identifikasi untuk dapat diverifikasi adalah:

  1. Lembaga pemerintah
  2. Perusahaan, merk dagang, dan organisasi 
  3. Berita
  4. Dunia hiburan
  5. Olahraga
  6. Aktivis, penyelenggara, dan Individu berpengaruh lainnya.

Anda dapat melihat definisi lebih lengkap mengenai kriteria di atas pada rancangan kebijakan di tautan ini.

Kami juga menambahkan kriteria untuk mencabut verifikasi secara otomatis, jika akun tersebut tidak aktif atau memiliki profil tidak lengkap. Hal ini juga akan berlaku terhadap akun-akun terverifikasi yang melanggar Peraturan Twitter berulang kali. Kami menyadari, bahwa ada beberapa akun Twitter yang seharusnya tidak diverifikasi. Kami akan memulai proses ini dengan mencabut verifikasi bagi akun yang sudah tidak aktif atau memiliki profil yang tidak lengkap dan berencana untuk memperluas kebijakan ini selama 2021.

Kami tahu bahwa kami tidak bisa menyelesaikan masalah verifikasi ini hanya dengan menerapkan kebijakan baru -- dan rancangan kebijakan ini tidak dapat menjawab setiap hal yang berhubungan dengan verifikasi -- tapi ini adalah langkah awal yang penting untuk membantu kami mengedepankan transparansi dan standar yang lebih adil untuk proses verifikasi di Twitter. Rancangan kebijakan ini adalah langkah awal, dan kami akan memperluas kategori serta kriteria program verifikasi secara signifikan tahun depan.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Kami ingin mendengar masukan Anda
Bagaimana pendapat Anda? Berikut ini adalah survei singkat mengenai rancangan kebijakan verifikasi yang baru; yang tersedia dalam bahasa Inggris, India, Arab, Spanyol, Portugis, dan Jepang. Kami juga bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah lokal serta Dewan Kepercayaan dan Keamanan Twitter untuk memastikan beragam perspektif terwakilkan dalam kebijakan ini.

Anda juga dapat memberikan masukan tentang rancangan kebijakan ini melalui Twitter. Jangan lupa untuk menggunakan tagar #VerificationFeedback.

Periode pemberian saran oleh publik dimulai tanggal 24 November 2020 hingga 8 Desember 2020. Selama periode tersebut, kami akan meninjau saran publik tentang rancangan kebijakan ini dan melatih tim kami dengan pendekatan baru ini. Kami akan mengumumkan kebijakan baru yang sudah final pada 17 Desember 2020.

Kami berkomitmen untuk melayani percakapan publik dan membantu orang mendapatkan informasi kredibel, mendengarkan beragam opini penting, dan mempercayai keaslian akun-akun yang mereka cari di Twitter. Terima kasih telah berpartisipasi dalam proses ini — kami tidak sabar untuk mendengarkan masukan Anda!

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Apa langkah selanjutnya?
Kebebasan berekspresi adalah inti dari percakapan publik, dan siapa lawan bicara Anda sama pentingnya dengan apa yang mereka ucapkan. Kami ingin memberi ruang bagi semua orang yang ada di Twitter untuk mengekspresikan keunikan mereka dengan menyediakan lebih banyak cara untuk mengidentifikasikan diri mereka pada Profil. Lambang verifikasi dan label akun adalah dua cara untuk membantu pengguna menemukan akun-akun terkemuka dan asli di Twitter. Tahun ini, kami telah melakukan verifikasi terhadap ahli medis / tenaga kesehatan yang aktif berbagi informasi tentang #COVID19 di Twitter dan menambahkan label pada akun kandidat yang berpartisipasi dalam Pemilu AS 2020.

Verifikasi bukan satu-satunya cara untuk membedakan akun-akun di Twitter. Menuju tahun 2021, kami berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak cara kepada pengguna dalam mengidentifikasikan diri melalui profil mereka, seperti misalnya tipe akun dan label. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut beberapa minggu ke depan. Ini hanya awal dari apa yang sudah kami rencanakan untuk tahun 2021.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.
@TwitterID

Twitter Indonesia

‎@TwitterID‎ verified

Akun resmi Twitter Indonesia

Hanya di Twitter