Acara

#SaferInternetDay 2021: Bersama untuk internet yang lebih baik

Oleh Agung Yudhawiranata
Selasa, 9 Februari 2021

Hari Internet Aman Sedunia atau Safer Internet Day (SID) berawal di tahun 2004, tepat dua tahun sebelum Twitter lahir. Di tanggal yang sama, 17 tahun kemudian, Twitter juga berkembang dan terus melanjutkan berbagai upaya untuk menjadikan keamanan pengguna sebagai prioritas. Hari ini kami berkolaborasi dengan mitra keamanan di lebih dari 140 negara untuk merayakan #SaferInternetDay 2021 dan berkontribusi dalam menciptakan ekosistem internet yang lebih aman untuk semua.

Kami meluncurkan emoji khusus -yang tersedia dalam 18 bahasa- untuk membantu meningkatkan kesadaran dan percakapan seputar pentingnya internet yang lebih sehat. Emoji ini akan muncul di setiap Tweet yang menggunakan tagar #AmanBerinternet, #SaferInternetDay, dan #SID2021.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Tema untuk Hari Internet Aman 2021 (@safeinternetday) tahun ini adalah, ‘Bersama untuk internet yang lebih baik’ - sesuai dengan visi kami sebagai penyedia layanan, bahwa: internet bisa menjadi tempat yang lebih baik, memberikan manfaat bagi pengguna dan merupakan tanggung jawab bersama untuk membuatnya lebih aman dan sehat. Kita semua berkontribusi dan memiliki peran untuk mewujudkan hal ini.

Keamanan serta kesehatan percakapan publik di Twitter adalah salah satu prioritas utama kami. Tahun lalu, kami telah mengambil langkah-langkah signifikan dalam menangani konten-konten abusive di layanan kami secara global dan telah melihat adanya peningkatan sebesar 105% pada akun yang ditindak oleh Twitter (dikunci atau ditangguhkan karena melanggar Peraturan Twitter). Akan selalu ada lebih banyak yang harus dilakukan, tapi kami telah membuat kemajuan berarti.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

COVID-19 & #ThereisHelp: Tetap aman dan terinformasi di Twitter
Di saat dunia menghadapi pandemi COVID-19, orang-orang datang ke Twitter untuk mendiskusikan apa yang sedang terjadi dan mencari informasi terkini dari otoritas kesehatan masyarakat.

  • Pada Maret 2020, kami meluncurkan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan untuk melindungi kesehatan percakapan publik. Sejak saat itu, tim kami telah melakukan penegakkan peraturan terhadap 8.493 akun yang melanggar kebijakan ini dan sistem otomatis kami telah mendeteksi 11,5 juta akun dengan perilaku spammy atau manipulatif.
  • Untuk meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan berbasis gender di mana kasus ini meningkat sejak pandemi, atau yang disebut sebagai “pandemi bayangan,” Twitter mendukung mitra non-profit secara global dengan Ads for Good. Kami juga bermitra dengan otoritas kesehatan dan organisasi non-profit di 24 negara untuk memperluas layanan notifikasi terkait kekerasan berbasis gender.
  • Pada September 2020, saat memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia; kami bekerja sama dengan Asosiasi Internasional untuk Pencegahan Bunuh Diri mengamplifikasi sumber daya #SuicidePrevention dengan lebih dari 20 LSM secara global. Kami juga bermitra dengan otoritas kesehatan mental dan organisasi non-profit setempat di 30 negara untuk memperluas layanan notifikasi terkait melukai diri sendiri dan percobaan bunuh diri.
  • Ketika orang mencari kata terkait kekerasan berbasis gender, bunuh diri, atau melukai diri di Twitter; mereka akan menerima notifikasi dengan informasi kontak hotline setempat dan sumber daya lainnya untuk membantu mereka.
  • Pada Desember 2020, kami memperluas kebijakan terkait informasi COVID-19 yang menyesatkan untuk menangani Tweet yang berisi informasi menyesatkan tentang vaksin COVID-19 yang berpotensi membahayakan publik.
Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Memperluas kebijakan kami

  • Sepanjang tahun 2020, kami telah memperbarui peraturan tentang Perilaku Kebencian; untuk melarang penggunaan bahasa yang menurunkan derajat manusia berdasarkan usia, disabilitas, penyakit, suku, etnis, kewarganegaraan dan juga bahasa mengandung unsur “terapi konversi” atau yang disebut juga percobaan untuk mengubah orientasi seksual seseorang dengan menargetkan individu atau seluruh komunitas LGBTQ+.
  • Kami memperluas kebijakan Twitter untuk melindungi percakapan kewarganegaraan: tujuan utama Twitter adalah untuk lebih melindungi para pengguna terhadap konten yang dapat menurunkan semangat untuk memberikan suara mereka dan membantu menghentikan penyebaran informasi sesat yang dapat menurunkan integritas pemilu atau kegiatan kewarganegaraan lainnya.

Sepanjang tahun 2021; kami akan terus mendukung mitra keamanan kami dan bekerja untuk memastikan bahwa percakapan di Twitter sehat, terbuka, dan aman. Ikuti @TwitterSafety guna mendapatkan informasi terkini tentang berbagai usaha kami dalam menjadikan Twitter lebih aman untuk semua.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.
@ayudh69

Agung Yudhawiranata

‎@ayudh69‎

Public Policy Director, Indonesia & Malaysia

Hanya di Twitter