Twitter Indonesia Luncurkan Tagar dan Emoji Resmi #Pilkada2015

Oleh Teguh Wicaksono
Senin, 23 November 2015

Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan tegaknya.

Ir. Sukarno

Pernyataan tersebut diutarakan dengan penuh aspirasi oleh Bapak Proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno. Beliau mengatakannya pada saat Indonesia berusia sangat muda, baru saja melangkah masuk ke pintu kemerdekaan dan menjadikan demokrasi menjadi kendaraan bangsa menuju kesejahteraan.

Di Indonesia, Twitter sebagai wadah yang menjembatani percakapan bangsa, memegang peranan penting bagi kita untuk belajar mencerna demokrasi. Tahun lalu, kita melaksanakan pemilihan presiden, dan Twitter berperan penting dalam menyuarakan serta membangun percakapan antar masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Pada 9 Desember nanti, sekali lagi kita akan menjalankan pesta demokrasi Tanah Air, di lebih dari 250 titik sepanjang Nusantara melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pilkada serentak ini sangat penting, terlebih dalam konteks lokal. Hari ini, Twitter Indonesia merilis tagar resmi dan emoji #Pilkada2015 untuk menandai dukungan kami kepada pelaksanaan Pilkada. Setiap Tweet yang terkirim menggunakan tagar #Pilkada2015, secara otomatis akan dibubuhi Twitter emoji - menggambarkan jari kelingking yang sudah diberi tinta layaknya bukti apabila Anda sudah memilih.

Emoji ini merupakan logo resmi dari program Kawal Pilkada (@kawalpilkada), sebuah gagasan kolektif yang ditujukan untuk mengajak bangsa Indonesia ikut serta secara proaktif terlibat di dalam proses Pilkada. Selaras dengan cita-cita Twitter Indonesia sebagai platform komunikasi yang publik dan transparan, kami memberikan dukungan kepada inisiatif Kawal Pilkada dalam bentuk emoji #Pilkada2015. Kami juga berpartner dengan Radio Republik Indonesia (@RRI) untuk menghadirkan berbagai fakta menarik dan informasi terkini seputar #Pilkada2015 bagi Anda.

Perilisan tagar dan emoji resmi ini merupakan tahap awal dari dukungan Twitter Indonesia terhadap kegiatan Pilkada Serentak. Kami berharap inisiatif ini bisa memantik respon positif bangsa terhadap pesta demokrasi, untuk ikut bertindak dan berperan aktif menyukseskannya. Hanya butuh waktu satu menit memilih untuk menentukan masa depan negeri ini selama lima tahun ke depan. Nasib bangsa ada di tangan Anda.