Wawasan

Pertemuan Pertama Global Internet Forum to Counter Terrorism (GIFTC)

Oleh Twitter Indonesia
Minggu, 6 Agustus 2017

Global Internet Forum to Counter Terrorism (GIFCT) mengadakan pertemuan pertamanya pada tanggal 1 Agustus 2017 di San Francisco, Amerika serikat - di mana perwakilan dari industri teknologi, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah berkumpul untuk berbagi informasi dan praktik terbaik tentang bagaimana menghadapi konten ancaman terorisme pada platform online.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Dibentuk bulan Juni lalu oleh Facebook, Microsoft, Twitter, dan YouTube; GIFCT telah menyusun bagaimana kami semua bekerja sama untuk mengurangi penyebaran terorisme dan ekstremisme pada platform kami masing-masing. Meneruskan pekerjaan yang sudah dimulai pada Forum Internet Uni Eropa tahun 2016 lalu dan database hash industri bersama; GIFCT mendorong kerjasama dengan perusahaan teknologi lokal, kelompok masyarakat sipil dan akademisi, serta pemerintah.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Selain perusahaan pendiri GIFCT, lebih dari dua lusin perusahaan teknologi dan LSM lainnya berpartisipasi dalam pertemuan pertama tersebut. Kami juga menyambut kehadiran Menteri Dalam Negeri Kerajaan Inggris, Rt Hon Amber Rudd MP dan Pejabat Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Elaine Duke — serta perwakilan dari Australia, Kanada, Uni Eropa, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa — untuk mendiskusikan apa yang dapat kami lakukan bersama.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Pada pertemuan tersebut; kami meresmikan tujuan kolaborasi ini dan mengidentifikasi — selain mendukung perusahaan-perusahaan yang lebih kecil — bidang dukungan khusus apa lagi yang diperlukan sebagai bagian dari rencana kerja utama GIFCT. Misi kami adalah mencegah dan melawan teroris menggunakan Internet untuk melakukan misi mereka, sekaligus menghormati hak asasi manusia. Hal ini meliputi penanganan promosi terorisme, penyebaran propaganda, dan eksploitasi peristiwa dunia nyata melalui platform online. Untuk mencapai hal ini, kami akan menggabungkan tiga strategi berikut:

  • Memanfaatkan teknologi
  • Berbagi pengetahuan, informasi dan praktik terbaik, serta
  • Melakukan dan mendanai penelitian
Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Dalam beberapa bulan ke depan, kami bertujuan untuk mencapai hal-hal berikut:

  • Mengajak lima perusahaan tambahan untuk berpartisipasi dalam berbagi hash industri, khususnya terkait citra terorisme dan kekerasan. Dua di antaranya telah bergabung: Snap Inc. dan Justpaste.it
  • Menggapai 50 perusahaan untuk berbagi praktik terbaik tentang cara melawan terorisme secara online melalui proyek Tech Against Terrorism dalam kemitraan dengan ICT4Peace serta Direktorat Pencegahan Terorisme PBB
  • Melakukan empat pertemuan untuk saling berbagi pengetahuan — dimulai di San Francisco minggu lalu, dengan rencana untuk pertemuan selanjutnya akhir tahun ini di lokasi lain di berbagai belahan dunia
Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Kami percaya, bahwa pendekatan terbaik untuk menangani terorisme online adalah berkolaborasi dengan berbagai pihak eksternal, termasuk masyarakat sipil dan pemerintah. Kami menantikan kerjasama lebih lanjut untuk menyusun rencana strategis bersama seiring berjalannya waktu.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.
@TwitterID

Twitter Indonesia

‎@TwitterID‎ verified

Akun resmi Twitter Indonesia

Hanya di Twitter