Perusahaan

Bantu kami menyusun pendekatan terhadap media sintetis yang dimanipulasi

Oleh Del Harvey
Senin, 11 November 2019

Ketika Anda menggunakan Twitter untuk melihat apa yang terjadi di dunia, kami ingin Anda memahami konteks tentang konten yang Anda lihat dan merasa nyaman berinteraksi dengan konten tersebut. Upaya yang disengaja untuk menyesatkan atau membingungkan orang melalui media yang dimanipulasi adalah salah satu cara yang merusak integritas percakapan tersebut.

Itulah sebabnya baru-baru ini kami mengumumkan rencana untuk mendapatkan masukan publik tentang aturan baru dalam mengatasi media sintetis yang dimanipulasi. Kami telah meminta umpan balik publik sebelumnya karena kami ingin memastikan, bahwa — sebagai layanan publik — aturan kami mencerminkan suara orang-orang yang menggunakan Twitter. Menurut kami sangatlah penting untuk mempertimbangkan perspektif global, serta membuat keputusan kami terkait moderasi konten lebih mudah dipahami.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Apa yang dimaksud dengan media sintetis yang dimanipulasi?
Peraturan Twitter, layanan, dan fitur-fiturnya selalu berkembang; berdasarkan perilaku yang kami lihat di dunia online. Kami berkonsultasi secara rutin dengan para ahli dan peneliti untuk membantu memahami masalah baru seperti media sintetis yang dimanipulasi. Berdasarkan percakapan ini, kami mengusulkan mendefinisikan media sintetis yang dimanipulasi sebagai foto, audio, atau video apa pun yang telah secara signifikan diubah atau dibuat dengan maksud menyesatkan orang atau mengubah makna aslinya. Hal ini terkadang juga disebut sebagai deepfakes atau shallowfakes.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Berikut ini adalah konsep tentang apa yang akan kami lakukan ketika kami menemukan media sintetis yang dimanipulasi yang sengaja mencoba menyesatkan atau membingungkan orang:

Twitter dapat:

  • membuat pemberitahuan di sebelah cuitan yang berisi media sintetis atau media yang sudah dimanipulasi;
  • memperingatkan orang sebelum mereka membagikan atau menyukai cuitan yang mengandung media sintetis atau media yang sudah dimanipulasi; atau
  • menambahkan tautan – misalnya, ke artikel berita atau Momen Twitter – agar orang dapat membaca lebih lanjut tentang mengapa berbagai sumber menganggap bahwa media tersebut sintetik atau sudah dimanipulasi.

Selain itu, jika sebuah cuitan yang menyertakan media sintetis yang sudah dimanipulasi tersebut menyesatkan dan dapat mengancam keselamatan fisik seseorang atau menyebabkan bahaya serius lainnya; kami dapat menghapusnya.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Kami ingin mendengar dari Anda
Anda akan menemukan survei singkat di sini; yang tersedia dalam bahasa Inggris, Hindi, Arab, Spanyol, Portugis, dan Jepang. Untuk bahasa yang tidak diwakili di sini, tim kami bekerjasama dengan organisasi non-pemerintah dan pembuat kebijakan setempat untuk memastikan perspektif mereka terwakili.

Jika Anda lebih suka memberikan umpan balik Anda melalui Twitter, kami juga akan mendengarkannya. Gunakan tagar #TwitterPolicyFeedback.

Selain itu, jika Anda ingin bermitra dengan kami dalam mengembangkan solusi untuk mendeteksi media sintetis yang dimanipulasi, silakan mengisi formulir ini.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.

Periode umpan balik akan ditutup pada hari Kamis, 28 November pukul 06.59 WIB. Selanjutnya, kami akan meninjau masukan yang kami terima, melakukan penyesuaian, dan memulai proses untuk memasukkan kebijakan tersebut dalam Peraturan Twitter, sekaligus melatih tim kami tentang cara menangani konten ini. Kami akan membuat pengumuman selanjutnya setidaknya 30 hari sebelum kebijakan diberlakukan.

Kami berkomitmen untuk melayani percakapan publik di Twitter serta melakukannya secara terbuka dan transparan. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menjadi bagian dari proses ini — kami berharap dapat mendengar pendapat Anda.

Tweet ini tidak tersedia
Tweet ini tidak tersedia.
@delbius

Del Harvey

‎@delbius‎ verified

VP, Trust and Safety, Twitter

Hanya di Twitter